It’s been long time!!!

Sudah lama sekali ya blog invisible ini tidak tersentuh. Sebagian besar karena banyaknya kesibukan dan kemalasan saya untuk mulai menulis, plus yang paling utama adalah saya lupa password dari blog ini sendiri (selalu lupa password dan selalu malas untuk mencatatnya di reminder). Anyway, mungkin yang membaca postingan ini bertanya, atau lebih tepatnya saya mengajukan pertanyaan ini ke diri saya sendiri, kenapa saya memutuskan untuk menulis lagi?

Well, untuk yang satu ini saya harus berterimakasih banyak pada blog-blog yang selama beberapa hari ini rutin saya buka. Blog-blog yang banyak menuliskan tentang vacation dan pemikiran mereka. Blog-blog ini memicu saya pribadi untuk mulai menulis. Saya suka menulis, kenapa tidak memulainya lagi? Meskipun tidak banyak yang akan membuka blog ini, membaca postingan saya, tapi ini bisa jadi media untuk menyalurkan isi kepala saya yang terkadang konservatif, kuno, nyeleneh, out of the box (terkadang), selebihnya mungkin supaya saya terlihat sibuk bekerja :))

Belakangan ini banyak sekali perubahan yang terjadi. Dipostingan kali ini mungkin saya ingin sedikit bernostalgia. Mengenang jatuh bangun saya di jaman kuliah dulu. Ya bukan berarti saat ini saya sudah berada di puncak pencapaian tertinggi saya, tapi rasanya menyenangkan bisa sedikit mengingat masa lalu. Ck!!!

I was an ordinary girl living in extra complicated world. Kadar “complicated” sebuah masalah sendiri tergantung dari tindakan yang kita ambil. Saya termasuk satu dari sekian banyak orang yang membuat jalan hidup jadi “complicated”. Why? Untuk yang satu ini biarlah jadi memori pribadi saya sendiri. Intinya adalah kadar “complicated” yang saya ciptakan mengharuskan saya untuk berpikir ekstra keras menyelesaikan berbagai buntut masalah yang ditimbulkannya. Nilai tambah dari berbagai problematika kehidupan ini (halahhh!!!) adalah saya bisa mencoba hal-hal baru dan hidup saya jadi lebih berwarna. 🙂

Pernah membayangkan lulus sekolah, melanjutkan kuliah, tapi bingung mau bayar pakai apa? Saya yakin banyak yang pernah berada di posisi ini. Tapi saya juga yakin, tidak banyak yang mau bertukar posisi dengan saya untuk yang satu ini. Bukan karena saya terlahir dari keluarga kurang mampu, tapi sekali lagi ini karena ke-keras kepala-an dan pilihan “complicated” yang saya ambil.

Saya ingat betul bagaimana anak sesusia saya dulu menghabiskan hari-hari pertamanya di bangku kuliah. Sibuk dengan tugas, ikut organisasi, pacaran (nasib saya mengharuskan untuk LDR, akan saya share di “masa rajin” saya berikutnya), nongkrong di cafe, nongkrong di perpustakaan, main, belajar bareng dan masih banyak lagi. Hal-hal yang dilakukan serba fun dan ciri khas anak muda (bukan berarti sekarang saya sudah tua!!! I’m 23 and still growing backward :* ). Segala kesibukan ini jelas berbeda dengan yang saya lewati. Pulang kuliah saya harus buru-buru balik untuk mengejar kelas mengajar saya. Yep!!!!!!!! I WAS A TEACHER!!! CAN YOU IMAGINE THAT!!!

Saya mengajar di salah satu kursus Bahasa Inggris (yang mengaku) terkemuka di Pekanbaru (kota asal saya). Saya mengajar hampir selama 4 tahun. Jadi bisa disimpulkan kalau masa-masa kuliah saya habiskan dengan kuliah-kerja, kuliah-kerja, kuliah-kerja. Bangun jam 6 pagi, pulang jam 7 malam hampir selalu jadi makanan sehari-hari saya selama 7 hari seminggu. Beruntung owner tempat kursus ini berbaik hati memberikan saya kelonggaran dalam mengatur jadwal kerja dan kuliah. Bayangkan, jadwal kerja saya waktu itu disesuaikan dengan jadwal kuliah saya!!!

Selain memiliki tempat kursus, bos saya ini juga memiliki sebuah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Otomatis hampir setiap hari saya harus berhubungan dengan anak usia 1-10 tahun. Ditengah-tengah hormon remaja yang sedang jumpalitan, saya harus bertindak sabar layaknya guru kebanyakan. Dan itu S. U. S. A. H. Belum lagi saya harus menghadapi “complicated”-nya mengurus bayi, iya bayi!!! BAYI UMUR 1 TAHUN!!! Mengganti popok, memandikan, me-nina bobo-kan hampir jadi makanan sehari-hari saya. Sampai saya pernah berpikir, kenapa gue gak ngurus bayi sendiri aja!!! :))

Mungkin yang saya jalani bukan sesuatu yang sulit. Saya yakin di luaran sana banyak yang menjalani hari lebih berat dari saya. Tapi perang bathin (bahasa gue!!!) antara pengen main, hura-hura, seperti kebanyakan anak seusia saya waktu itu (17 atau 18 tahun) dengan realita yang saya hadapi benar-benar membuat hari saya jadi sulit. Beberapa kali saya izin sakit supaya bisa ngabur main sama teman-teman.

Seiring berjalannya waktu dan skripsi, saya mulai merasa jenuh. Jenuh dengan suara tangis bayi, jenuh dengan mengganti popok bayi, jenuh dengan omelan bos saya yang mulai membosankan, jenuh dengan semua cerita bos saya yang sering membanggakan diri, jenuh dengan segalanya. Sampai akhirnya saya berhenti dari pekerjaan itu. Tidak serta merta berhenti sih, tapi lebih karena tuntutan kuliah yang mewajibkan mahasiswa semester akhir untuk mengikuti KKN (KULIAH KERJA NYATA) di pelosok daerah selama 3 bulan.

Efek dari pekerjaan ini banyak membentuk saya!!! Walaupun selama beberapa bulan saya sedikit trauma dengan anak-anak (gejalanya : bawaannya pengen jauh-jauh, pengen nyubit, pengen marah-marah kalau ada anak kecil. Tapi kalau anaknya cakep masih bisa diterima). Pekerjaan ini jadi  bekal tersendiri buat saya. Saya jadi punya nilai tambah ketika bertemu dengan ibu-ibu muda, sampai menggaet hati sang calon ibu mertua. Selain itu saya juga sudah mencicipi rasanya gaji pertama lebih dulu dari teman-teman yang lain. Dan lagi, cukup banyak teman-teman yang terinspirasi dengan pekerjaan saya dan akhirnya memutuskan untuk menjadi guru private!!!

Intinya banyak sekali yang bisa saya dapatkan dengan menjadi early fighter. Well, hidup lurus-lurus aja mana seru ya.. Nongkrong pakai duit orang tua mana ada kelasnya. Traveling pakai duit sendiri itu luar biasa!!!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s