Pikir Ulang Ketika Harus Traveling dengan Mereka..

 You can pack for every occasion, but a good friend will always be the best thing you could bring – Anonymous.
Courtesy of Google
Picture : Courtesy of Google

Traveling atau jalan-jalan merupakan sebuah momen yang pastinya ditunggu oleh semua orang. Tidak hanya bagi si maniak traveler (seperti saya, hahaha), tapi juga untuk orang-orang yang menjadikan momen jalan-jalan sebagai wahana untuk melepaskan berbagai kejenuhan dari rutinitas sehari-hari.

Sebagian orang banyak yang merasa nyaman untuk bepergian sendiri, atau yang sering kali dicap sebagai solo traveler. Namun tentunya banyak yang merasa jauh lebih nyaman ketika harus bepergian dengan orang-orang terdekat, seperti sahabat, pacar, atau keluarga.

Tapi ternyata nih, tidak semua sahabat atau orang-orang terdekat “seru” untuk diajak menjelejahi tempat-tempat baru. Kenapa? Ini dia alasannya!

1. Perbedaan Pendapat

Well, semua orang tentunya bebas dong mempunyai liburan impiannya masing-masing. Apalagi kalau planning liburan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Bisa-bisa “kelakuan asli”-nya traveling buddy kamu atau justru sikap egois-nya kamu mengacaukan rencana liburan yang sudah dirancang sedemikian rupa. Wahhh, dijamin bakal jadi bencana deh. Jadi memang penting banget untuk saling menyamakan persepsi ketika kita memilih untuk liburan bersama. Semua ego dan kepentingan pribadi mungkin bisa dijadikan prioritas kedua, karena jelas “bersenang-senang” adalah prioritas wajib yang harus terpenuhi ketika liburan. So, gak ada salahnya kok untuk mengalah dan yang pasti saling menyamakan tujuan liburan dulu ya sebelum berangkat.

2. Miss On Time, pleaseeee…

On time is a must ketika kamu mau liburan. Saya pribadi punya moment gak enak soal “jam karet” ini. Jadi ketika awal-awal aktif di dunia per-traveling-an, saya pernah memilih untuk ikut bergabung dengan model wisata open trip. Sesuai jadwal harusnya kami bertemu di meeting point pukul enam pagi, tapi karena ada satu orang peserta yang terlambat datang, yang mana adalah teman saya sendiri, alhasil kami ketinggalan kapal yang akan membawa kami ke tujuan. Semua rencana perjalanan nyaris kacau balau, peserta yang lain memilih acuh tak acuh pada rombongan saya, walaupun pada akhirnya semua jadwal perjalanan bisa dijelajahi dengan baik dan kami pulang ke rumah dengan memori yang indah. Tapi tetap saja, on time is a must! Apalagi kalau kamu memilih metode liburan open trip ini. Gak mau jadi public enemy selama kamu liburan kan? So, be on time!

3. Watch out!!! Miss PMS is around!!!!

Punya sifat moody atau punya travel buddy yang suka gonta ganti suasana hati hanya dalam waktu  lima menit adalah bencana liburan terbesar. Gak mau dong ketika sedang seru-serunya bermain di padang edelweiss ada teman kamu (atau justru kamu!) tiba-tiba ngambek dengan alasan yang gak jelas apa. Duhhh, yang namanya jalan-jalan ya untuk having a great time together. Jadi pastiin kamu mengesampingkan ego pribadi. Kalau memang ada sesuatu yang terasa mengganggu lebih baik dibicarakan ya..

4. Miss Complaining

Pikir berkali-kali ketika kamu mau mengajak seorang travel buddy yang punya tabiat komplain. Komplain karena harus jalan kaki, komplain karena kepanasan, komplain karena tidur di tenda, komplain karena kepanasan atau komplain-komplain gak mutu lainnya. Duhhhh, liburan yang sudah kamu rencanakan bisa jadi kacau hanya karena mendengar komplain sahabat ini. Jadi lebih baik luruskan niat ketika mau traveling. Mau merasakan sensasi baru selama traveling atau memindahkan “realita” miss complaining ke tujuan wisata kamu. Pssstt… kalau justru kamu yang sering komplain ke sekitar, lebih baik renungkan sedikit arti dari perjalanan yang kamu lakukan. Mau melepaskan stress atau justru mau jadi beban stress orang-orang yang pergi liburan bareng kamu! 🙂

Overall, just enjoy your trip and have a blast around ;)
Overall, just enjoy your trip and have a blast around 😉

Advertisements

5 thoughts on “Pikir Ulang Ketika Harus Traveling dengan Mereka..

  1. Hi, thx buat following blog aku.

    Sejauh ini si aku lebih seneng buat solo traveling.
    Selain
    1. agak egois si memang kalo ngak pengen ngajak temen buat traveling sama temen atau keluarga tapi kalo jatohnya malah bikin ribet jadi ngak seru jugakan.

    2. Tujuan travelingkan ngak cuma buat ngambil foto, selfie dan nunjukin ke sosial media kalo wah kaki kita sudah berjalan sejauh ini.
    Menurutku esensi travel sendiri bukan itu, lebih ke mengenal budaya, kehidupan sosial bahkan berkenalan dengan orang-orang yang mungkin ngak akan pernah terbayangkan. Terutama orang-orang baru.
    Selain itu kadang perjalanan traveling kita mungkin bisa jadi salah satu alternatif buat temen yang lainnya kalo memang mereka berminat untuk traveling ke tujuan yg sama.

    3. Menjelajah, ini yang kadang suka bikin ribet ketika travel bareng temen, saya yang notabene pecinta pantai dan beberapa temen yang lebih seneng shoping dan cinta suasana ke kotaan suka jarang dapet nyambungnya. #bukan karena ngak suka belanja, tapi ya masa ia cuma belanja aja. Hehehehe

    Nah jadi kepanjangankan.
    Yah mau sama temen atau solo traveler dinikmatin aja. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s