Bandung Selalu Punya Cerita

To travel is to take a journey into yourself – Danny Kaye.

It’s been awhile for me and my traveling buddy to not have a vacay! Yes! A month is a long time!!! This story is not telling you about our last vacation, it’s just one of vacation that I have no chance to tell you guys about.

Beberapa bulan yang lalu, mungkin sekitar pertengahan April, gue dan partner in everything mutusin untuk take a trip to Bandung. Duh!!! Bandung doang coy! Pasti deh udah banyak yang main kesini, but lemme tell you our story.

Hari itu kita berangkat dengan menggunakan kereta paling pagi dari Stasiun Gambir, Jakarta. Butuh waktu mungkin sekitar tiga jam lebih untuk sampai ke kota Bandung. Gw mencoba untuk semaksimal mungkin istirahat selama perjalanan, tapi seperti biasa sekalinya melek mata ini tak mau kembali tidur!!!

Untungnya sepanjang perjalanan view yang ditawarkan tidak membosankan. Kadang susunan rumah warga, kadang hamparan sawah, kadang antrian kendaraan yang menunggu dengan sabar untuk bergantian lewat dengan kereta yang gue tumpangi. Beragam pemandangan! Cantik pula!

Sesampainya di Bandung, gue dan partner janjian untuk ketemuan dengan seorang sahabat kecil. Mau minjem motor adiknya partner gue yang dititipkan kepada si sahabat ini. Ketika si sahabat yang tak ingin disebutkan namanya ini sampai di stasiun kereta, kami menawarkan dia untuk ikut menjelajah berbagai sisi Kota Bandung, namun sayang si sahabat sudah punya agenda lain. Waktu memang selalu memisahkan manusia..

Destinasi pertama yang gue dan partner kunjungi adalah Taman Hutan Raya Bandung. Tempat ini mirip dengan Kebun Raya Bogor, minus rusa kali yaa… tapi ada beberapa spot unik yang ada disini, mulai dari goa Jepang, goa Belanda, serta beberapa air terjun yang bisa dikunjungi.

Salah Satu Jembatan Terkenal di Tahura Juanda, Bandung
Salah Satu Jembatan Terkenal di Tahura Juanda, Bandung

Gue dan partner hanya menjelajahi beberapa spot disini. Kita cuma ke goa Jepang dan goa Belanda, lalu mampir ke spot air terjun pertama yang ada jembatan gantungnya (gue lupa apa nama air terjunnya). Berkali-kali ojek setempat menawarkan kami untuk menjelajahi seluruh sisi TAHURA hingga ke air terjun yang lokasinya paling jauh, tapi gue dan partner merasa malas untuk menuju kesana. Malas keluar uang lagi sih sebenarnya, iya! kadang kami sepelit itu!!!

Menurut gue tempat ini asik banget untuk olahraga, mulai dari bersepeda, lari atau hiking bisa dilakukan disini. Tempatnya adem, suara serangganya banyak, semacam tempat yang tepat untuk kamu yang bosan dengan suara deru mesin kendaraan perkotaan. Sesekali kamu mungkin akan bertemu dengan kera narsis yang duduk anteng di sisi jalan.

I hope you don't mind with my selfie!!!
I hope you don’t mind with my selfie!!!

Untuk masuk ke kawasan Tahura Juanda Bandung ini, kamu harus merogoh kocek sekitar 15 ribu rupiah per orang (gue gak terlalu inget, but correct me if I’m wrong). Biaya masuk ini berlaku tidak hanya di Tahura saja, kalau kamu berniat untuk mampir ke Tebing Keraton, yang lokasinya tak terlalu jauh dari Tahura Juanda, kamu tak perlu membayar lagi disana untuk masuk. Tinggal tunjukkan saja tiket masuk wisata yang kamu terima ketika mampir di Tahura Juanda, begitu pula sebaliknya.

Selepas puas dan lelah kami memutuskan untuk istirahat sejenak di salah satu warung tenda yang ada disini. Dua cangkir kopi sachet-an menemani kami yang terhenti karena gerimis hari itu di kota Bandung. Dingin. Merdu. Syahdu.

Syukurlah gerimis siang itu tak terlalu lama. Kami pun bertolak menuju Tebing Keraton. Kawasan wisata ini cukup terkenal belakangan ini. Jalan yang harus ditempuh ke kawasan ini cukup baik di beberapa sisi, namun cukup terjal dan berbatu di sisi lainnya.

Sesampainya disana kami disambut dengan juru parkir yang meminta 5 ribu rupiah untuk biaya penitipan sepeda motor di lokasi. Kami pun menepikan sepeda motor di depan sebuah warung tenda. Ibu pemilik warung menyapa kami ramah siang itu. “Ini lagi sepi, neng.. Besok tuh pasti rame banget..” yang dibales anggukan oleh kami berdua.

Gue dan partner pun memutuskan untuk menitipkan ransel bawaan di warung ibu tersebut, “Biar enak jalan kesananya, jadi kita gak rempong jalannya”.

Tak butuh waktu lama untuk sampai di lokasi populer Tebing Keraton. Pemandangan yang disuguhkan luar biasa indahnya. Kabut yang mulai mucul menambah syahdu dan kesan damai di tempat ini. Benar-benar keren!!! Rasanya semua lelah akibat kurang tidur, punggung pegel di sepanjang perjalanan terbayar tuntas!

Safety First
Safety First! Disini aja udah keren, ga perlu ampe manjat-manjat menantang maut!

Kawasan foto Tebing Keraton dibatasi oleh pagar yang memisahkan zona aman dan jurang yang siap menarik siapa saja yang tak waspada. Saya jadi ingat beberapa postingan di instagram, beberapa orang sepertinya banyak yang memutuskan untuk berjalana “sedikit” keluar batas aman ini ketika berpose. “Supaya lebih kelihatan pemandangan keren di bawahnya..”

View Tebing Keraton dari atas
Kabutnya itu lho!!! Epic!

Yup! Demi sebuah postingan terkadang manusia melupakan batas keselamatan. Supaya terlihat keren, banyak yang love dan banyak yang follow. Mungkin itu hanya segelintir alasan dari ribuan alasan lainnya. Tapi apapun itu, menurut gue batas aman tetap harus jadi prioritas dan tak boleh ditoleransi!

View dari atas Tebing Keraton
View dari atas Tebing Keraton

Semakin sore, Tebing Keraton semakin dipenuhi oleh kabut yang menari ditiup angin. Udara semakin dingin. Gue dan partner pun memutuskan untuk menyudahi perjalanan hari itu.

“Besok kita masih akan jalan lagi.. Lumayan jauh, mending sekarang balik aja, istirahat. Jadi besok bisa fit lagi..” begitu kira-kira hasil diskusi kita berdua.

Bandung masih akan membuat kita semua berdecak kagum. Jika tidak hari ini, mungkin besok masih ada waktu. Perjalanan di hari kedua akan gue ceritain di postingan selanjutnya. Kindly give me your honest opinion about my blog, guys!!!

Let’s get in touch through picture and lenses! Meet me at Instagram as @missmotahari and we have a small project, so if you don’t mind let’s also meet up at @weekendtribe. It would be nice to talk to you!!!

missmotahari
Let’s meet up!!!
weekendtribe
Don’t forget to tag us!!!

Kindly Check Our Video while We had a Trip to Bandung!

 

Advertisements

One thought on “Bandung Selalu Punya Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s